Penyebarluasan Perda No 8 Tahun 2022, Anggota DPRD Kaltim Rizky Sebut Pemuda Merupakan Aset Bangsa

img

Kegiatan penyebarluasan Peraturan Daeran Nomor 8 Tahun 2022 tentang kepemudaan.

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB-Anggota DPRD Kalimantan Timur Siti Rizky Amalia kembali menggelar Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2022 Tentang Kepemudaan.

Sosper kali ini digelar di daerah pemilihannya yakni, di Kabupaten Berau tepatnya di Jalan Pemuda RT 06, No 01, Kelurahan Tanjung Redeb pada Jumat, 14 April 2023.

Politisi PPP ini mengungkapkan kepada peserta sosialisasi, tentang pentingnya sebuah peraturan daerah tentang kepemudaan.

Perda tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi muda yang ada di Kaltim. Selama ini menurutnya dukungan terhadap pembinaan pemuda sangat kecil bahkan cenderung diabaikan.

"Padahal mereka merupakan aset di masa yang akan datang yang akan menggantikan generasi sekarang," ucap Anggota Komisi II tersebut.

Perda Kepemudaan tersebut diharapkan dapat memberikan perhatian untuk peningkatan Sumber Daya Manusia bagi para pemuda sebagai bekal nantinya.

Selain itu, Perda tersebut juga mengatur tekait fasilitas yang dapat digunakan oleh para pemuda untuk melakukan kegiatan yang positif. Hal ini juga akan menjauhkan anak muda dari bahaya seperti narkoba, pergaulan bebas dan lain sebagainya karena disibukkan dengan kegiatan.

Apalagi hari ini perpindahan Ibu Kota Negara di Kaltim akan memberikan kesempatan yang luas bagi para pemuda untuk berkarya. Olehnya itu nanti juga akan ada pelatihan secara khusus yang telah difasilitasi untuk peningkatan kemampuan anak muda Kaltim.

Rizky pun mengungkapkan bahwa kedepan  Perda tentang kepemudaan ini juga mesti didorong agar Peraturan Gubernur nya dapat keluar.

"Jika Pergub nya keluar, ini akan lebih kuat, artinya harus dilaksanakan," ucap Wakil Rakyat Daerah Pemilihan Bontang, Kutim, Berau ini.

Adapun untuk Penyebarluasan Perda Kali ini Rizky menghadirkan Hermanto sebagai narasumber dan Arinda Maulidya sebagai  moderator.

Agenda ini diikuti secara antusias oleh masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pemuda, serta ibu-ibu. (ADV)